Thursday, July 26, 2018

Kelahiran di Dunia Binatang Yang Paling Ekstrim


Bayangkan jika Kamu melahirkan seorang bayi dengan bobot 24 Pound. Ukuran tersebut tiga kali lebih besar daripada bayi normal pada umumnya. Ouch!. 


Namun pada Burung Kiwi, itu adalah hal yang normal. Burung Kiwi betina dapat mengandung telur besar 20% dari berat tubuhnya. Ya! jika kalian melihat kelahiran di dunia binatang yang paling ekstrim, Burung Kiwi termasuk salah satu yang paling beruntung.


Kadal Shingleback (Tiliqua Rugosa) juga mengalami kehamilan yang sulit. Reptil ini biasanya mengandung satu atau dua bayi dalam waktu yang bersamaan, yang kedengarannya tidak terlalu buruk, sampai Kamu sadar yang tadi adalah merupakan gabungan. Bayi tersebut memiliki besar 1/3 dari berat tubuh induknya. Setara manusia mengandung sebuah anak yang berumur 7 tahun.

Mari kita lihat Landak. Durinya yang tajam melindunginya dari serangan predator. Namun terkadang duri tersebut tidak selamanya membuat induk Landak merasa senang. Kamu tahu? anak Landak yang biasa disebut Porcupettes tidak memiliki bulu seperti kebanyakan hewan pengerat yang baru lahir, namun tetap dipenuhi dengan duri.


Pada umumnya, hal ini bukan jadi masalah untuk sang induk karena duri nya masih halus dan lunak saat mereka baru lahir dan secara drastis akan mengeras beberapa jam setelah kelahiran Mereka. Tetapi komplikasi dapat timbul ketika porcupettes menghadap ke arah yang salah, karena duri Mereka akan 'nyangkut' di saluran rahim sang induk Landak.


Ngomong-ngomong tentang saluran rahim hewan, Hyena memiliki suatu hal yang menarik. Hyena benita memiliki alat kelamin seperti Phallic yang dalam istilah sainsnya disebut Pseudo-Penis yang terkadang akan putus atau robek dalam proses persalinannya. Tidak hanya menyakitkan, tapi juga mematikan. Faktanya, sekitar 15% dari kelahiran pertama pada Induk Hyena berakhir dengan kematian sang Induk.

Tapi percaya atau tidak, sebuah species laba-laba berjenis Velvet Spider memiliki hal yang lebih buruk lagi. Kamu tahu beberapa hewan mengunyah makanan untuk bayi mereka? Stegodyphus Lineatus punya level baru dalam hal itu.


Tepat setelah dia meletakkan kantung telur, jaringan induk mulai menurun. Begitu spiderlings menetas, dia memuntahkan kembali cairan lambungnya sendiri dan bayi-bayi mulai mengunyah (cairan tersebut). Sembilan hari kemudian, Mereka menyedot cairan terakhirnya langsung dari induk mereka sendiri. Tidak meninggalkan apapun kecuali kulit kosong. Thanks Mom!

Secara keseluruhan, ada satu hal yang jelas: Manusia bukan hanya makhluk yang merasa tersiksa ketika harus melahirkan.

Apa fakta gila tentang binatang yang kalian tahu? tinggalkan cerita Kamu di kolom komentar!